Home / Technology / MBG Lele Mentah Pamekasan Viral, Ini Resep Bumbu Lele dan Tahu Tempe Ungkep

MBG Lele Mentah Pamekasan Viral, Ini Resep Bumbu Lele dan Tahu Tempe Ungkep

Menu MBG ikan lele marinasi viral | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net – Sebuah video yang beredar di media sosial pada Senin 9 Maret 2026 menuai perdebatan. Dalam video tersebut terlihat menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebuah sekolah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, yang diklaim mengandung ikan lele mentah. Badan Gizi Nasional (BGN) kemudian turun tangan untuk mengklarifikasi bahwa video tersebut hanya menampilkan sebagian dari menu sebenarnya sehingga menimbulkan persepsi yang tidak lengkap.

Menu Viral MBG Ikan Lele Marinasi
foto: TikTok/@mgunrom

Menu Viral MBG Ikan Lele Marinasi
foto: TikTok/@mgunrom

Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menjelaskan, paket pangan yang disiapkan SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan sebenarnya terdiri dari ikan lele marinasi, tahu dan tempe goreng, roti pizza, telur rebus, susu full cream, dan buah naga. Menu disusun dengan memperhatikan keseimbangan gizi dan standar keamanan pangan. Menariknya, kombinasi menu ini cukup mudah untuk ditiru di dapur Anda sendiri.

1. Ikan Lele yang diasinkan

Ikan lele marinasi adalah teknik memasak ikan lele yang direndam terlebih dahulu dalam bumbu sebelum dimasak, agar rasa bumbu meresap lebih dalam dan aroma amisnya berkurang. Cara ini juga membuat tekstur daging menjadi lebih empuk saat disantap. Cocok disajikan kepada anak-anak karena rasanya lebih gurih dan tidak berbau menyengat.

Bahan:
– 4 ekor ikan lele ukuran sedang, bersihkan
– 3 siung bawang putih, haluskan
– 2 siung bawang merah, haluskan
– 1 sdt kunyit bubuk
– 1 sdt ketumbar bubuk
– 1 sdt garam
– 1 sendok makan air jeruk nipis
– 1 sendok makan kecap manis
– 2 sendok makan minyak goreng

Cara membuat:
1. Lumuri ikan lele dengan air jeruk nipis, diamkan 10 menit lalu bilas hingga bersih.
2. Campur semua bumbu seperti bawang putih, bawang merah, kunyit, ketumbar, garam dan kecap manis, lalu aduk rata hingga meresap.
3. Oleskan bumbu marinasi secara merata ke seluruh permukaan ikan lele, termasuk bagian dalamnya.
4. Diamkan minimal 30 menit di lemari es agar bumbu menyatu.
5. Panaskan minyak dalam wajan, goreng ikan lele hingga kedua sisinya berwarna kecoklatan.
6. Angkat dan tiriskan sebelum disajikan.

Durasi: 50 menit (termasuk 30 menit marinasi)
Porsi: 4 orang

2. Tahu dan Tempe

Tahu dan tempe ungkep diolah dan direbus bersama bumbu hingga cairannya terserap sempurna sehingga menghasilkan rasa gurih yang kuat di setiap gigitannya. Proses penggorengannya membuat tahu dan tempe lebih awet dan tidak mudah busuk, cocok untuk bekal sekolah. Teksturnya lebih padat dan bumbunya lebih meresap dibandingkan sekadar digoreng biasa.

Bahan:
– 4 potong tahu kuning ukuran sedang
– 1 papan tempe, potong sesuai selera
– 3 siung bawang putih, haluskan
– 3 siung bawang merah, iris
– 2 lembar daun salam
– 1 batang serai, haluskan
– 1 sdt kunyit bubuk
– 1 sdt ketumbar bubuk
– 1 sdt garam
– 1 sdt gula merah sisir
– 200 ml air
– 2 sendok makan minyak goreng

Cara membuat:
1. Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum.
2. Tambahkan daun salam dan serai, aduk sebentar.
3. Tambahkan kunyit, ketumbar, garam dan gula merah, aduk rata.
4. Masukkan tahu dan tempe, tuang air, aduk hingga semua bahan terlumuri bumbu.
5. Masak dengan api sedang hingga air menyusut dan bumbu meresap sempurna.
6. Angkat dan sajikan, atau goreng sebentar jika ingin tekstur yang lebih kering.

Durasi: 30 menit
Porsi: 4 orang

3. Telur Rebus Bumbu Kuning

Telur rebus menu MBG ini bukan sekedar telur rebus biasa, bisa disajikan dengan olesan tipis bumbu kuning agar lebih menarik dan beraroma. Telur merupakan sumber protein hewani yang mudah dicerna dan cocok untuk segala usia. Cara ini juga membuat rasa telur rebus lebih bervariasi dan tidak membosankan jika disajikan sebagai menu lengkap.

Bahan:
– 4 butir telur ayam
– ½ sdt kunyit bubuk
– ½ sdt garam
– Air secukupnya hingga mendidih

Cara membuat:
1. Rebus telur dalam air asin selama 10-12 menit hingga matang sempurna.
2. Angkat dan masukkan ke dalam air dingin, kupas kulitnya setelah agak dingin.
3. Campur kunyit dan garam, oles perlahan pada permukaan telur sebagai finishing.

Durasi: 15 menit
Porsi: 4 orang

1. Mengapa ikan lele dipilih sebagai salah satu komponen menu MBG?

Menurut ahli gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, pemilihan ikan lele didasarkan pada pertimbangan gizi dan ketahanan pangan. Ikan lele merupakan salah satu ikan air tawar yang mudah dibudidayakan secara lokal, harganya terjangkau, dan kandungan proteinnya cukup tinggi sehingga cocok untuk menunjang kebutuhan gizi anak usia sekolah.

2. Apakah menu MBG sama di setiap daerah?

Tidak. Menu MBG disesuaikan dengan ketersediaan bahan pangan lokal di masing-masing daerah. Setiap SPPG menyiapkan menu berdasarkan pedoman gizi nasional, namun tetap memperhatikan bahan-bahan yang mudah didapat dan familiar bagi siswa di daerah tersebut.

3. Apa itu SPPG dan apa peranannya dalam program MBG?

SPPG atau Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi merupakan unit pelaksana di lapangan yang bertugas menyiapkan dan mendistribusikan pangan dalam program MBG. Setiap SPPG memiliki ahli gizi yang bertugas merancang menu sesuai standar keamanan pangan dan kebutuhan gizi penerima manfaat.

4. Apakah teknik marinasi benar-benar bisa menghilangkan bau amis pada ikan lele?

Ya, marinasi dengan bahan asam seperti air jeruk nipis terbukti efektif mengurangi senyawa penyebab bau amis pada ikan. Perpaduan bumbu seperti kunyit dan bawang putih juga membantu menekan aroma tidak sedap sekaligus menambah rasa yang lebih kompleks.

5. Berapa lama menu MBG kemasan aman dikonsumsi?

Makanan yang telah dikemas dalam kotak bekal sebaiknya dikonsumsi dalam waktu maksimal 4 jam setelah disiapkan jika disimpan pada suhu ruangan. Jika disimpan dalam kondisi dingin menggunakan pendingin, batas amannya bisa diperpanjang menjadi sekitar 6-8 jam. Hal ini umumnya berlaku untuk makanan yang dimasak berdasarkan protein seperti ikan dan telur.

(brl/timah)

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Tagged: