Home / Technology / Daripada pakai air untuk mencuci beras, taburkan saja bumbu dapur ini agar pohon pisang bisa subur

Daripada pakai air untuk mencuci beras, taburkan saja bumbu dapur ini agar pohon pisang bisa subur


foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net – Punya pohon pisang di pekarangan rumah tapi buahnya sering kerdil atau malas berbuah? Ternyata, seluruh bagian pohon pisang, mulai dari daun hingga jantungnya, mempunyai banyak manfaat untuk kebutuhan dapur. Ternyata, ada rahasia praktis agar pohon pisang Anda tumbuh subur dan menghasilkan buah jumbo tanpa harus khawatir mencari pupuk mahal atau menunggu stok air cucian beras.

Bahan rahasia ini pasti ada di rak dapur Anda, yaitu garam. Ya, bumbu masak yang harganya sangat terjangkau ini ternyata mempunyai khasiat yang luar biasa dalam “mancing” tumbuhnya pohon pisang agar hasilnya maksimal.

Manfaat Garam: Lebih Dari Sekadar Penyedap Makanan

foto: Saluran YouTube/4BRC

Dalam dunia pertanian, garam meja mempunyai peranan yang jarang diketahui oleh masyarakat awam. Kandungan natrium dan klorida di dalamnya dapat membantu meningkatkan kualitas tanah, menyeimbangkan tingkat keasaman (pH), dan mengusir hama yang sering mengganggu akar.

Mengutip dari channel YouTube 4BRC Channel, trik menaburkan garam terbukti ampuh untuk menyuburkan pohon pisang yang belum berbuah. Dalam video yang ditonton ribuan orang itu dijelaskan bahwa garam berperan sebagai penetralisir alami di dalam tanah.

“Tidak perlu banyak-banyak, cukup di sekitar pohon pisang saja. Bisa menyuburkan tanaman dan juga menetralkan racun-racun yang ada di dalam tanah seperti bahan-bahan kimia yang tidak dibutuhkan pohon pisang,” jelas pemilik saluran, dikutip Makanan BrilioSenin (2/2/2026).

Cara Aplikasi Super Mudah

foto: Saluran YouTube/4BRC

Bagi kamu yang tidak suka ribet, cara ini adalah jawaban yang tepat. Anda tidak perlu mencampurkan pupuk cair atau menunggu proses fermentasi kompos yang lama.

Garam—baik halus maupun kasar—dapat langsung digunakan. Caranya, cukup taburkan sedikit garam secara merata pada area sekitar batang bawah. Ingat, garam jangan sampai langsung mengenai batang utama. Biarkan garam meresap ke dalam tanah secara alami untuk bekerja menetralkan racun dan memberikan nutrisi tambahan.

Lakukan saja ini setiap tiga bulan sekali. Hasilnya? Pohon pisang akan lebih kuat, tidak mudah terserang penyakit, dan buah yang dihasilkan akan jauh lebih besar.

foto: Saluran YouTube/4BRC

Mengapa Memilih Garam Dibandingkan Air Cucian Beras?

Selama ini air cucian beras menjadi pupuk alami favorit. Namun sejujurnya, kita tidak selalu memasak nasi setiap hari atau terkadang kita terlalu malas untuk mengambil air. Garam jauh lebih fleksibel karena selalu tersedia di dapur. Anda tinggal ambil, taburkan, dan urusan selesai dalam hitungan menit.

Menghasilkan buah lebih banyak dan rasanya lebih manis

Tak hanya kesuburan batangnya, penggunaan garam juga mempengaruhi kualitas hasil panen. Dilansir dari Philstar.com, pemupukan dengan garam dapat merangsang pohon pisang untuk menghasilkan lebih banyak buah yang rasanya lebih manis. Efek positif ini biasanya mulai terlihat dalam waktu 1-2 bulan setelah pembuahan dilakukan.

Tips Agar Hasil Maksimal

Jika Anda ingin mencoba trik ini, perhatikan beberapa hal berikut ini agar hasilnya lebih baik:

1. Dosis yang Tepat

Jangan serakah, jika terlalu banyak garam, tanah justru bisa menjadi terlalu asin dan merusak akar.

2. Kombinasi Kompos

Masih ada baiknya jika menambahkan tambahan kompos dari daun-daun kering agar tanah lebih gembur.

3. Sinar matahari

Pastikan pohon pisang mendapat sinar matahari minimal 6 jam sehari.

4. Drainase Yang Baik

Tanah sebaiknya tidak terlalu becek agar proses penyerapan garam berjalan lancar.

5. Pangkas dengan rajin

Buang daun yang kering dan layu agar energi pohon terfokus pada pembentukan buah.

FAQ Perawatan Pohon Pisang

1. Apakah menambahkan garam bisa membuat pisang terasa asin?

Sama sekali tidak. Garam diserap oleh akar sebagai unsur hara (natrium dan klorida) untuk proses metabolisme tanaman, bukan dialirkan langsung ke buah sebagai rasa asin. Faktanya, keseimbangan nutrisi tersebut mampu meningkatkan kadar gula alami pada buah.

2. Kapan waktu yang tepat untuk menaburkan garam pada pohon pisang?

Waktu terbaik adalah pagi hari atau sore hari saat matahari tidak terlalu terik. Jika sedang musim kemarau, sebaiknya taburkan sedikit air setelah menabur garam agar butirannya lebih cepat meresap ke dalam tanah.

3. Apakah garam meja bisa diganti dengan garam krosok (garam laut kasar)?

Sangat mungkin. Garam krosok atau garam kasar seringkali dianggap lebih baik untuk pertanian karena kandungan mineral alaminya masih sangat kaya dibandingkan garam meja yang telah melalui banyak proses pengolahan.

4. Apakah pohon pisang muda (bibit) bisa diberi garam?

Untuk bibit yang baru ditanam, sebaiknya menunggu hingga pohonnya memiliki minimal 4-5 helai daun yang terbuka sempurna atau berumur sekitar 1 bulan. Gunakan dosis yang sangat kecil (setengah sendok teh) agar tanaman muda tidak kaget.

5. Apa yang harus saya lakukan jika saya menaburkan terlalu banyak garam?

Jika dirasa takarannya berlebihan, segera siram area sekitar pohon dengan air bersih dalam jumlah banyak. Air akan membantu melarutkan dan mencuci kadar garam berlebih (leaching) hingga ke lapisan tanah yang lebih dalam sehingga tidak membakar akar.

(brl/timah)

Agen Togel Terpercaya

Bandar Togel

Sabung Ayam Online

Berita Terkini

Artikel Terbaru

Berita Terbaru

Penerbangan

Berita Politik

Berita Politik

Software

Software Download

Download Aplikasi

Berita Terkini

News

Jasa PBN

Jasa Artikel

News

Breaking News

Berita

Tagged: