cara membersihkan tumpahan minyak | foto ilustrasi: Gemini AI
Brilio.net – Minyak goreng yang tumpah di lantai dapur bukan sekadar masalah estetika, tapi juga ancaman keselamatan. Lantai yang terkena minyak akan menjadi sangat licin dan berbahaya bila tidak segera dirawat. Seringkali, menyeka minyak hanya dengan lap justru menyebabkan noda semakin menyebar (smudging) dan meninggalkan residu yang lengket dan membandel.
Daripada langsung menyiramnya dengan air—yang justru akan membuat minyak “mengalir” ke mana-mana—Anda bisa menggunakan bahan sederhana yang ada di lemari dapur: Tepung.
Mengapa Tepung Sangat Efektif?
Minyak bersifat hidrofobik (tidak dapat menyatu dengan air), sehingga pembersihan dengan media cair seringkali gagal pada tahap awal. Tepung memiliki sifat penyerap yang kuat. Partikel halus tepung bekerja dengan “mengunci” molekul minyak ke dalam teksturnya, mengubah cairan licin menjadi gumpalan padat yang mudah disapu.
Panduan Praktis: Cara Mengatasi Tumpahan Minyak dengan Tepung
Berikut langkah sistematis untuk mengembalikan kekasaran lantai dapur Anda, dikutip dari Youtube @banyulatar, Kamis (14/5/2026).
1. Segera Taburi Tepung: Lapisi seluruh area minyak dengan tepung (gandum, tapioka, atau tepung maizena). Pastikan lapisan tepung cukup tebal agar minyak tidak terlihat menggenang lagi.

cara membersihkan tumpahan minyak
© 2026/Youtube @banyulatar
2. Berikan Waktu Reaksi: Biarkan selama 2–5 menit. Biarkan tepung bekerja menyedot cairan minyak hingga teksturnya berubah menjadi pasta kental atau butiran kasar.
3. Menghilangkan Gumpalan: Gunakan spatula bekas, tisu, atau sapu untuk mengumpulkan tepung berminyak. Langsung masukkan ke kantong sampah (jangan dibuang ke wastafel karena bisa menyumbat saluran pembuangan!).

cara membersihkan tumpahan minyak
© 2026/Youtube @banyulatar
4. Pembersihan Mendalam dengan Sabun: Setelah minyak dihilangkan, lantai mungkin masih terasa sedikit berminyak. Gunakan kain pel atau kain yang dibasahi air hangat dan sabun cuci piring. Sabun cuci piring dirancang khusus untuk memecah molekul lemak.
5. Bilas dan Keringkan: Lap kembali dengan air bersih dan pastikan lantai benar-benar kering sebelum berjalan kembali di area tersebut.
Tips Tambahan untuk Menjaga Dapur Anda Aman
– Gunakan Air Hangat: Jika noda minyak cukup besar, menyeka sisa tepung dengan air hangat akan lebih cepat melarutkan sisa minyak dibandingkan air dingin.
– Garam Sebagai Alternatif: Jika stok tepung habis, garam meja atau kotoran kucing juga memiliki daya serap yang baik terhadap tumpahan minyak.
– Segera Bertindak: Semakin lama minyak didiamkan, maka semakin besar pula resiko minyak masuk ke celah-celah keramik (nat) sehingga semakin sulit dibersihkan.
Pertanyaan Umum
Apakah semua jenis tepung bisa digunakan?
Ya. Tepung terigu adalah yang paling umum, tetapi tepung maizena seringkali bekerja lebih cepat karena teksturnya yang lebih padat.
Mengapa tidak bisa langsung mengepel dengan pembersih lantai biasa?
Pembersih lantai biasa sering kali mengandung lebih sedikit bahan pemecah lemak dibandingkan sabun cuci piring. Mengepel secara langsung tanpa mengangkat massa minyak hanya akan menyebabkan minyak melapisi seluruh permukaan kain pel.
Bagaimana jika minyak tumpah di karpet dapur?
Caranya sama, namun setelah tepung dihilangkan, gunakan sikat lembut dan campuran deterjen untuk membersihkan serat karpet.
Catatan: Cara ini sangat efektif untuk tumpahan rumah tangga skala kecil dan menengah. Selalu utamakan keselamatan dengan menandai area yang licin agar anggota keluarga lainnya tidak lewat selama proses pembersihan.
Pengarang: Anggita Cahya Rosdiana
Biografi: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang berpengalaman menulis artikel ilmiah yang dipublikasikan, serta aktif menulis artikel blog pribadi. Beberapa artikel mengangkat topik kopi seperti Robusta dan Arabika sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, ia tertarik mengembangkan tulisan dengan topik kuliner dan gaya hidup, serta memiliki ketertarikan pada bidang komunikasi digital.
(brl/timah)
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.




